Program Pembangunan Rumah 1 Juta Setiap Tahun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membuat program pembangunan rumah 1 juta guna memenuhi kebutuhan hunian masyarakat. Program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki penghasilan kecil (MBR) yang telah diluncurkan pada tahun 2015 lalu.

Namun program pembangunan ini tidak pernah mencapai target, pada tahun 2015 hanya sebesar 699.770 Unit, kemudian pada tahun 2016 805.169 unit, dan pada tahun 2017 kemarin sebesar 904.758 unit.

Baca Juga : 9 Pohon Natal Terindah Di Dunia , Jokowi Beri Penghargaan Ke Putu Wijaya , Semobil Dengan Jokowi Anies Bahas Drainase Vertikal Hingga Waduk
Kunjungi : Situs Judi QQ Online , Bandar Judi Parlay Terpecaya , Judi bandarQ Terpecaya , Alternatif PokerQQ Terpecaya

Dikatakan ada tiga permasalahan yang membuat program pembangunan ini tidak mencapai target yaitu semakin meningkatnya harga tanah, regulasi dan pembiayaan atas proyek ini. Tetapi masalah-masalah ini perlahan-lahan pemerintah perbaiki sehingga ada peningkatan proses pembangunannya.

Upaya tersebut diantaranya melalui penyederhanaan dan kemudahan dalam membuat perizinan pembangunan perumahan. Selain itu pemerintah juga sudah memberikan subsidi yaitu sebesar Rp 6,1 Triliun.

Pada akhirnya upaya yang dilakukan oleh pemerintah membuahkan hasil pada tahun 2018 ini. Pada tahun 2018 ini program pembangunan 1 juta rumah jokowi mencapai target. Ini merupakan suatu pencapaian yang baik bagi pemerintah. Tepatnya jumlah pembangunannya sebanyak 1.091.255 unit.

Program ini merupakan program bersama pemerintah, swasta dan masyarakat. Semua pihak saling membantu pembangunan program pembangunan rumah 1 juta setiap tahun ini.

Dalam Program pembangunan rumah 1 juta setiap tahun ini kontribusi pemerintah yaitu 50%, 20% dari anggaran negara berupa rumah susun.
serta 30% merupakan subsidi pembiayaan.